Bot Telegram cukup berjalan di VPS Nano Rp10.000 per bulan dengan RAM 512 MB. Gunakan long polling agar tidak perlu membuka port, dan jalankan dengan pm2 atau systemd supaya bot hidup kembali otomatis setelah reboot.
Tentang VPS murah untuk bot Telegram
Bot Telegram berbasis python-telegram-bot, Telegraf, atau grammY cukup berjalan di RAM 512 MB. WhatsApp gateway berbasis browser headless sebaiknya memakai 2 GB.
Gunakan pm2 atau systemd agar bot otomatis hidup kembali setelah reboot. Long polling tidak membutuhkan port terbuka sama sekali.
Yang Anda dapat
- Online 24/7
- Long polling tanpa buka port
- pm2 / systemd auto-restart
- Mulai Rp10.000/bln
Long polling atau webhook?
Long polling paling mudah karena bot yang aktif bertanya ke server Telegram, sehingga tidak perlu domain atau port terbuka. Webhook lebih efisien untuk bot ramai, tetapi membutuhkan domain dan SSL.
Checklist menjalankan bot 24 jam
Pastikan hal berikut sebelum bot dipakai banyak orang:
- Simpan token bot di file environment
- Gunakan pm2 atau systemd dengan restart otomatis
- Catat log ke file dan rotasi agar disk tidak penuh
- Batasi rate kirim pesan sesuai aturan Telegram
Perbandingan spesifikasi yang direkomendasikan
| vCPU | RAM | NVMe | Per bulan | Bayar 12 bulan |
|---|---|---|---|---|
| 1 core | 512 MB | 10 GB | Rp10.000 | Rp8.500/bln |
| 1 core | 1 GB | 20 GB | Rp25.000 | Rp21.250/bln |
| 1 core | 2 GB | 20 GB | Rp30.000 | Rp25.500/bln |